Breaking

Kamis, 01 Juli 2021

Kenapa aku tidak mendapatkan manisnya ibadah di bulan yg mulia ini...??

Kenapa aku tidak mendapatkan manisnya ibadah di bulan yg mulia ini...??

➖➖➖➖➖


Tidak terasa, waktu terus bergulir sesuai dg ketetapan Alloh.

Tidak terasa kita berada di penghujung akhir Romadhon....


Sungguh beruntung orang² yg mendapat taufiq untuk bisa mengisinya dengan amalan² ketaatan, baik itu puasa, sholat, shodaqoh, maupun qiroatul qur'an serta amalan² lainnya...

Namun pernahkah kita rasakan manisnya ibadah² tsb sehingga hati ini semakin rindu untuk terus menambah amalan,

ataukah jiwa ini semakin bosan...? Atau malah ada keterpaksaan untuk melakukannya...?


🍂Imam Abdulloh ibnul Mubarok rohimahulloh berkata:


قيل لوهيب: هل يجد طعم العبادة من يعصي؟

قال: لا؛ ولا من يهمّ بالمعصية.


"Dikatakan kepada Wuhaib: Apakah seorang yg bermaksiat akan mendapati rasa manis ibadah?

Beliau berkata: 

TIDAK!

Dan tidak pula (akan mendapatinya) orang yg berkeinginan untuk bermaksiat."

(As-Siyar: 7/ 199)

 

🔴Inilah sebabnya saudara....

Kenapa kita sulit bisa merasakan manisnya suatu ibadah, manisnya bermunajat kepada Alloh Robbul 'Izzah.

Kemaksiatan.... Ya, inilah penyebabnya.

Apalah artinya kita menahan lapar & minum, jika lisan ini terus diumbar ut ghibah & namimah..

Jika mata ini terus dilepas memandang apa² yg Alloh haramkan  tanpa batas...

Jika hati ini masih saja menyimpan kedengkian kpd sesama...

Jika... Jika...


🔵 Semoga Alloh berikan taufiq kepada kita untuk bisa meninggalkan kemaksiatan sehingga bisa merasakan manisnya beribadah kepada-Nya.


📝 Akhukum: Abu Zakaria Irham Al-Jawiy waffaqohulloh

Halaman