Breaking

Senin, 06 Mei 2019

FAWAAID SEPUTAR TAROWIH

FAWAAID  SEPUTAR TAROWIH
➖➖➖➖➖➖➖

1. Apakah ada perbedaan antara sholat Tarowih, Tahajjud, Qiyamullail dan Witir?

✅ Syaikh kami, Muhammad bin Hizam hafidzohulloh ketika ditanya tentang hal tsb berkata:

كلها تسمية لشيء واحد وهو قيام الليل، 
ولكن سمي تراويح لأنهم كانوا يستريحون بين الركعتين، والأخريين، سميت تراويح، 
ويسمى تهجدًا، التهجد إذا كان قيامًا بعد نوم، 
وسمى قيام الليل، ويسمى الوتر.

"Semuanya itu adalah penamaan untuk sesuatu yang satu, yaitu qiyamullail (sholat malam).
Akan tetapi dinamakan tarowih dikarenakan mereka dulu beristirahat antara dua rokaat dengan dua rokaat yang lain, (karena inilah) dinamakan tarowih.
Dan juga dinamakan tahajjud apabila sholat tersebut dilakukan setelah bangun dari tidur."
➖➖➖➖➖➖➖

2. Apakah penamaan witir itu untuk sholat malam secara keseluruhan ataukah hanya untuk tiga rokaat akhir saja?

✅ Beliau hafidzohulloh menjawab:

الوتر يطلق على الأمرين، يطلق على الصلاة كلها باعتبار أنها صارت وترًا بعد أن وترت بالركعة الأخيرة، ويطلق ويراد به الأخير، ويراد به الثلاث الأخر، 

Istilah Witir digunakan untuk kedua perkara tersebut.
Digunakan untuk menunjukkan sholat (malam) secara keseluruhan, dilihat dari sisi bahwa sholat malam tersebut menjadi witir (ganjil) setelah engkau mengganjilkannya dengan satu rokaat terakhir.
Dan (istilah witir juga) dimaksudkan rokaat yang terakhir, dan dimaksudkan tiga rokaat terakhir."

Adapun dalil untuk makna yang pertama, bahwa "witir" dimaksudkan rokaat ganjil di akhir sholat malam, adalah: riwayat Ibnu Umar rodhiyallohu 'anha dari Nabi:

«اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا»

"Jadikanlah akhir sholat malam kalian witir." Muttafaqun 'alaihi.

Dan dalil untuk makna kedua, bahwa yg dimaksud "witir" itu sholat malam secara keseluruhan yang telah ditutup dengan rokaat terakhir yang ganjil, adalah: perkataan 'Aisyah rodhiyallohu 'anha ketika ditanya:

بِكَمْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ؟ 

"Berapa banyak dulu Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam berwitir?
Beliau menjawab:

«كَانَ يُوتِرُ بِأَرْبَعٍ وَثَلَاثٍ، وَسِتٍّ وَثَلَاثٍ، وَثَمَانٍ وَثَلَاثٍ، وَعَشْرٍ وَثَلَاثٍ، وَلَمْ يَكُنْ يُوتِرُ بِأَنْقَصَ مِنْ سَبْعٍ، وَلَا بِأَكْثَرَ مِنْ ثَلَاثَ عَشْرَةَ»

"Dulu beliau berwitir dengan 4 & 3, 6 & 3, 8 & 3, serta 13. Tidaklah beliau berwitir kurang dari 7 dan tidak lebih banyak dari 13." [HR Abu Daud dan lainnya]
➖➖➖➖➖➖➖

3. Apa hukum sholat malam di bulan Romadhon yang dikenal dengan tarowih?
Beliau berkata: 

قيام رمضان من أفضل العبادات والأعمال التي حث عليها النبي صلى الله عليه وسلم كما في المتفق عليه عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: من قام رمضان إيماناً واحتسابا غفر له ماتقدم من ذنبه، 

"Sholat malam di bulan Romadhon termasuk seutama2 ibadah dan amalan yang Nabi menganjurkannya. Sebagaimana dalam riwayat muttafaqun 'alaihi dari Abu Huroiroh bahwa Nabi bersabda: "Siapa saja yang berdiri (sholat malam) di bulan Romadhon karena iman dan rasa harap maka akan diampuni dosa2nya yang telah lewat."
➖➖➖➖➖➖➖

✒ Disarikan dari beberapa fatwa Asy-Syaikh Ibnu Hizam hafidzohulloh oleh:
Abu Zakaria Irham Al-Jawiy Waffaqohulloh

💾 Sumber: ibnhezam

🍃〰🍃〰🍃〰🍃

Halaman