🌾〰🌾〰🌾
Antara Husnudzon & Suudzon
➖➖➖➖➖➖▪
🌿 Kholifah Umar bin Abdul Aziz rohimahulloh berkata:
قال لي أبي: يا بني، إذا سمعت كلمة من امرئ مسلم، فلا تحملها على شيء من الشر، ما وجدت لها محملاً من الخير.
"Ayahku berkata kepadaku: Wahai anakku, apabila engkau mendengar kalimat dari seorang muslim, maka janganlah engkau bawa kepada makna yg jelek selama engkau dapati kemungkinan baik padanya."
(Hilyatul Auliya: 5/ 278)
🌿 Imam Abu Bakar Al-Muzaniy rohimahulloh berkata:
(( إياك من الكلام ما إن أصبت فيه لم تُؤجر، وإن أخطأت فيه أثمت، وهو سوء الظن بأخيك )).
"Berhati-hatilah kamu dari suatu perkataan yg jika kamu benar padanya, kamu tidaklah dapat pahala,
dan jika kamu salah padanya maka kamu berdosa, yaitu prasangka buruk terhadap saudaramu."
Inilah bimbingan salaf kita...
Namun perlu kita pahami dengan baik bahwa penempatan hal tersebut adalah pada orang-orang yg diketahui kesholehan & kebaikan jalan hidupnya.
Adapun orang² yg dikenal jelek perangai & jalan hidupnya, maka keadaannya sebagaimana dikatakan oleh
🌿 Imam Sufyan Ats-Tsauriy rohimahulloh:
من العجب أن يظن بأهل الشر الخير.
"Diantara perkara yg mengherankan adalah berprasangka kepada orang2 pelaku kejelekan dengan prasangka baik." (Hilyah: 7/ 52)
Oleh karena itu, posisikan prasangkamu pada tempatnya yang pas, sehingga selamat dari perangkap syaithon.
Wallohulmusta'an
📚Lihat penjelasan lebih lanjut:
الأجوبة الأثرية عن المسائل المنهجية (ص : 93) للشيخ زيد بن محمد المدخلي رحمه الله.
➖➖➖➖➖➖
📝 Akhukum: Abu Zakaria Irham Al-Jawiy waffaqohulloh
(Purworejo, 8 Sya'ban 1438 H)




















